Bocah Ini Rela Tak Main Dan Pilih Berjualan Agar Keluarganya Bisa Makan

“Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra-Putri TNI-Polri dan Putra-Putri Purnawirawan TNI-Polri di berbagai daerah harus menjadi teladan bagi setiap anggota masyarakat sekitar. Jika dibiarkan terus berlarut, akan membuat Indonesia semakin hancur,” ujar Bamsoet dalam acara Sapa Pengurus Cabang KB FKPPI, secara digital dari Jakarta, Selasa (13/7/21). Sejak Maret 2020 saat kasus pertama Covid-19 muncul di Toraja, pemerintah daerah mulai membatasi aktivitas masyarakat. Perbatasan kabupaten dijaga dengan melakukan pemeriksaan suhu tubuh atau jika ada berasal dari zona merah wajib membawa surat keterangan speedy dan tetap menjalankan karantina mandiri di rumah. Upacara-upacara adat seperti Rambu Tuka’ dan Rambu Solo’ juga terpaksa ditiadakan serta tempat wisata ditutup.

Berjualan untuk membantu keluarga

KENDARI, TELISIK.ID – Seorang bocah, Muhammad Ikhsan , harus berjualan Es Dawet keliling demi membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Keseharian saya sebelum adanya wabah virus corona, saya berjualan kecil-kecilan di kantin sekolah. Usaha ini saya lakukan untuk membantu suami saya mendapatkan tambahan pemasukan, agar bisa memenuhi kebutuhan keluarga saya. Pernyataan ini disampaikan lantaran banyak ditemui orang tua yang belum memahami batasan-batasan dalam memperbolehkan anak membantu ekonomi keluarga. Banyak orang tua yang belum memahami batasan-batasan dalam memperbolehkan anak membantu ekonomi keluarga.

Semarangpos.com, KLATEN – Dua bocah kakak beradik di Kabupaten Klaten ini harus berjualan ikan hias di tepi Jl. Pramuka, Kabupaten Klaten, untuk membantu orang tua mereka memenuhi kebutuhan hidup. Beliau adalah Ibu Desi Muriyanti dan sudah bergabung dengan PKH sejak tahun 2015. Beliau beralamat di Bendan Kergon gang 11 RT 6/RW 17 Beliau mempunyai 1 anak yang masih TK.

Untuk memulai usaha ini, Anda cukup menyediakan mesin cuci dan timbangan. Ketika usaha laundry tersebut sudah mulai berkembang, Anda dapat mencari karyawan untuk membantu Anda menjalankan bisnis laundry tersebut. “Saat ini saya sudah punya tiga orang yang mau membantu saya memasak , dan empat orang reseller untuk membantu mempromosikan masakan dan membantu mengantarkan ke tempat pembeli dan pelanggan. Konsumen saya ada dari kalangan masyarakat, Instansi pemerintahan dan juga ada dari BUMN. Semua kuliner yang saya jual ada yang saya buat sendiri, ada juga dari titipan orang lain. Semoga usaha saya ini tetap lancar dan semakin banyak pelanggan, sehingga saya selalu bisa memenihu kebutuhan keluarga saya dan juga membantu ekonomi tetangga yang membantu saya,” terang Rahmi.

Saat itulah Alit melihat Opi di pinggir jalan sedang mejual jamu. “Saya mengucapkan banyak terima kasih dengan adanya Gerobak Usaha dari ShopeePay dan Kitabisa.com. Besar harapan saya agar perekonomian keluarga saya menjadi lebih baik sehingga anak-anak saya bisa sekolah lagi setelah saya berkesempatan untuk berjualan menggunakan fasilitas yang sewajarnya,” tutur Witarsih. Kesuksesan Choo Chong Ngen menjadi pengusaha perhotelan di Singapura yang sukses harus melewati proses dari nol terlebih dahulu. Ia awalnya pedagang eceran yang mencoba peruntungan dengan berdagang guna mengumpulkan dollar Singapura sedikit demi sedikit.

Caranya, selektif dalam berbelanja menggunakan kartu kredit dan layanan pinjaman dana lainnya, lalu prioritaskan untuk melunasinya kembali. Jika hutang dikelola dengan baik, anggaran dan tabungan Anda pun akan membaik. “Setiap hari berjualan, tapi hari ini kadang libur, mungkin karena bersekolah jadi tidak jualan,”Ujarnya yang sedang beristirahat makan siang. Alhasil, banyak membuka peluang bagi siapa pun untuk ikut andil bahkan menghasilkan pundi-pundi rupiah. Jika Parents termasuk aktif menggunakan sosial media, tidak ada salahnya untuk mencoba menjadi content creator, atau pun youtuber. Jangan ragu untuk memberikan promo kepada pelanggan tetap atau menitipkan produk Anda ke warung-warung sembako sekitar rumah.

Para pelaku usaha warung maupun usaha mikro lainnya, mereka tidak memiliki gaji bulanan. Melainkan mengandalkan pendapatan harian dari berjualan, karenanya tidak boleh ditutup begitu saja,” tandas Bamsoet. Saat ini sudah banyak sekali cara yang bisa dilakukan untuk promosi tanpa memerlukan biaya yang besar lho. Seperti dengan memanfaatkan media sosial, menyebarkan ke teman-teman dekat melalui Whatsapp, ataupun meminta bantuan anggota keluarga untuk turut membantu menyebarkan informasi mengenai bisnis Anda ke orang-orang yang mereka kenal.

Ikuti media sosial Jurnal by Mekari untuk ideas lain yang berhubungan dengan bisnis, keuangan, dan akuntansi. Namun belakangan ini, Nong berkeinginan untuk membuka warung sendiri. Mengingat pandemi COVID-19 membuat ekonomi keluarganya menjadi terhambat. Kisah bocah penjual es lilin tersebut dibagikan oleh akun Instagram @denpasar.viral. Bocah yang masih duduk di bangku SD itu harus berjualan es lilin demi mencukupi kebutuhan keluarga. Menurut Damianus hasil dari usahanya dipakai untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.